Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Oktober 2012

Contoh Pantun Berbalas by Situss and Upil :)

Mau berbagi sedikit ilmu nih. Awalnya kelas saya mendapat tugas dari bu Ema (guru bahasa indonesia) untuk membuat pantun berbalas. Katanya gak boleh cari di internet dan harus asli bikinan sendiri. Karena tugasnya secara kelompok, aku sama upil alias rista iseng iseng nyoba bikin pantun berbalas. Ya menurut saya sih tidak mengandung syarat2 pantun secara lengkap namun lumayannlah kami bisa buat pantun berbalas dalam waktu singkat. Ini dia pantunnya, ya agak GJ sih (maklum ya).

Burung gelatik
Di dalam tenda
Rista cantik
Siapa yang punya?

Burung gelatik
Keluar dari tenda
Rista cantik
Bapak ibu yang punya

Beli senar
Yang bercahaya
Apa benar 
Bisa dipercaya?

Ada preman
Jualan pulsa
Wahai teman
Bohong itu dosa

Ada senar
Di dalam baja
Jika benar
Buktikan saja

Makan duku
Bersama nyonya
Bukalah hatiku 
Dan lihat kebenarannya

Ikan sepat 
Diatas jendela
Jika dapat
Jelas akan kubuka

Makan bubur
Sama si tia
Aku jujur 
Apa adanya

Ya itulah pantun dari kami, memang GJ sih. Ya buat have fun aja sih :)

Sabtu, 06 Oktober 2012

Puisi : Yang Dirasa Tak Merasa...



Aku disini sendiri sepi
Meresapi embun di malam ini
Aku disini sendiri lagi
Mengurai air mata ini
Terlintas akan tingkahmu
Acuh tak acuh memandangku
Mengisi luka di kalbu
Tertatih tatih menyapamu
Terbesit luka menyayat hati
Kembang nan kuncup kembali
Telah layu dan mati
Terterpa perih ini
Tatkala aku berserah
Menyudahi sandiwara ini
Namun asa yang terjadi
Menghapus bayang dirimu
Adalah siksa bagiku
Sayap sayap kecil yang telah rapuh
Kini tinggal luka dan perih
Hening malam akan kesunyian sepi
Sang bulan menyadarkanku
Seandainya malaikat kecil menyapaku
Ku kan menyuruhnya
Membuka pintu hati sang pujaan
Inginku menjerit di malam laknat
Menghempaskan perih mendalam ini
Meski perjuangan di ujung tanduk
Ku kan selalu menanti
Tanpa lelah ku menunggu
Terbuka celah hatimu untukku
Senin, 22 November 2010 (21.06)

Puisi : Kembali...



Disini aku kembali, menulis cerita yang sempat tertunda
Sekian lama aku berhenti, kini menulis kembali
Membuka isi hati, dan menulis semua amarah suka
Hatiku berkata
Ku menulis hanya ada satu tujuan
Hanya ingin mengingatkanmu kembali
“aku masih sayang kamu”
Meski hanya sebuah karyaku, jelek dan kampungan
Tapi penuh perasaan
Lama kucoba lupakan
Sepertinya ku tak bisa
Nyatanya aku masih disini
Bagaimana caranya?
Macam macam cara telah aku coba
Kenapa aku semakin merindukannya?
Semuanya hanya mimpi, dan akan bermimpi sampai esok
Berharap ini bisa berubah
Aku sakit, dan tak ada yang tahu
Hanya menulis aku bisa berbagi
Selasa, 19 Oktober 2010 (20.07)

Contoh Cerpen : Siapa Aku?


Di kala hujan turun, dengan suara gemuruh menggelegar di balik pohon rindang yang seolah-olah menemaniku. Aku terbisu di balik jendela kamarku dengan menyaksikan air hujan yang turun membasahi dedaunan. Aku tergegah ketika mendengar suara samar-samar sorang laki-laki dari balik pintu.
"Siapa itu yang mengetuk pintu?", tanyaku dengan lantang.
"Ini William, bolehkah aku masuk?"
"Tidak. Aku sama sekal tak mengenalmu. Sebaiknya kamu cepat-cepat pergi sekarang dari sini."
Sejak kejadian 10 tahun yang lalu, kini aku menjadi wanita yang tertutup. Enggan untuk bersahabat dengan siapapun.Kuhabiskan waktuku sendirian di kamar. Kejadian itu telah membuat hidupku pupus harapan. Kecelakaan maut itu telah melenyapkan kedua kakiku dan kinipun hidupku berantakan. Aku tak ingat apapun. Bahkan sekarang aku tak punya teman lagi. Wajahku yang telah hancur membuat hidpku hancur pula.
"Ini aku William sahabatmu. Aku ingin bicara sebentar denganmu."
"Sahabat? Aku tak punya sahabat di dunia ini. Pergilah sekarang juga!", akupun mengusirnya.
"Kalau itu memang kemauanmu aku akan pergi sekarang juga, tapi aku tak akan pernah bosan untuk menjengukmu dan mengajakmu bicara."
Seketika suara itu lenyap, hilang entah kemana.
Setiap saat ketika aku bercermin, aku selalu berpikir bahwa kini aku hanya sampah berserakan. Kini aku hanya bisa duduk terdiam di kursi roda ini. Profesiku menjadi model papan atas telah lenyap, semuanya musnah. Aku sering berfikir bahwa hidupku ini tak ada gunanya lagi, lebih baik aku mati saja. Orang tuaku yang dulu sayang padaku akan kecantikan dan bakatku, kini tak ada lagi rasa sayang itu. Entah kenapa, bagaikan petir yang menyambar secepat mungkin. Kini rasa itu telah terkubur dalam-dalam. Papa dan mamaku telah menitipkanku di sebuah panti asuhan. Sungguh orang tua yang jahat terhadap anak.
Disuatu pagi yang sunyi, tiba-tiba di dalam kamar, setelah aku beranjak dari tidur, dihadapanku berdiri tegak seorang wanita cantik dengan jubah panjang berwarna putih. Tak segan akupun bertanya pada dia.
"Siapa kamu ini? lancang sekali kamu masuk kedalam kamarku tanpa seizinku. Pergi dari tempat ini !" tanpa pikir panjang aku mengusirnya.
"Seharusnya kamu sadar, masih ada banyak orang yang mempedulikanmu. Termasuk laki laki itu. Dia sangat menyayangimu dan peduli kepadamu. Beri sedikit waktu buat dia untuk bicara denganmu."
"Omong kosong, di dunia ini aku sendiri. Tak ada yang peduli kepadaku." kataku dengan nada tinggi.
Hanya sekejap aku mengedipkan mata, wanita cantik itu telah hilang dari hadapanku. Sebenarnya siapa dia? Apa dia malaikat? Atau bidadari? Entah dia siapa. Pertanyaan itu selalu terucap di bibirku.
Tak lama kemudian ada suara yang tak asing lagi di telingaku mengetuk pintu keras keras.
"Ini aku William, boleh aku masuk sahabatku? aku benar benar ingin berbicara padamu." suara lantang itu tiba tiba terucap.
Hampir 30 menit lamanya aku membisu. Membiarkan dia meminta minta untuk membukakan pintu. Aku teringat akan ucap wanita cantik itu, segera aku membukakan pintu.
Sungguh terkejutnya aku, seketika dia langsung memelukku dan meneteskan air matanya tepat diatas bahuku.
Aku semakin bingung dengan semua keadaan ini. Siapa dia? Dan sebenarnya ada hubungan apa aku dengan dia? lancang sekali dia memelukku.
Perlahan aku melepaskan pelukannya yang erat sekali.
"Siapa kamu ini? ada hubungan apa aku dan kamu?" tanyaku kebingungan.
"Sahabatku, lupakah kamu denganku? Hari hari selalu kita lalui bersama. Kamu adalah sahabatku." jelas laki itu dengan halus.
"Gak mungkin. Kenapa aku sama sekali tak mengingatmu?" tanyaku dengan heran.
"Itu tak masalah. Yang paling penting aku telah bertemu kamu lagi. Setiap pagi aku selalu datang, tapi kamu sama sekali tak pernah mmbukakan pintu untukku. Dan sekarang kita bertemu lagi." ucap pria itu dengan wajah bahagia.
Hampir 5 jam lebih dia menceritakan semuanya tentang aku. Dan sekarang aku merasa lebih dekat dengan dia. Sekarang aku merasa tak sendiri lagi.
Kini dia merawatku setiap hari, menemani hari hariku dan ialah yang menjadi penyemangat hidupku.
"Meskipun aku tak ingat siapa kamu, namun kini aku menemukan sahabat sejatiku, yaitu kamu."
"Meskipun kamu tak mengingatku, namun aku akan tetap mengingatmu." ucap manis itu keluar dengan tulus dari hatinya.
"Aku sungguh tak tahu bagaimana membalas budi baikmu yang selama ini kamu telah mengajariku makna hidup yang sebenarnya."
"Aku melihatmu bahagia itu sudah cukup."
Suatu hari dia mengajakku ke suatu tempat. Dimana ada air terjun yang indah dengan pancaran warna warni pelangi di sekitar air terjun itu. Pemandangan dan pohon pohon menambah indahnya tempat itu. Sungguh tempat yang sempurna.
"Ingatkah kamu dengan tempat ini?" tanya laki laki itu.
"Tidak. Sama sekali aku tak ingat."
"Tidakkah kamu mengingat batu besar itu?" tanyanya lagi.
"Batu? Hanya sebongkah batu besar."
"Ya! Itu hanya batu biasa, namun lihatlah dibalik batu itu."
Tanpa basa basi aku segera bergegas menuju batu besar itu. Aku mencari cari apa arti batu besar itu. Segera aku melihat tulisan yang tertera pada batu  itu. Dengan tulisan namanya dan nama seseorang yag asing bagiku.
"Apa maksud dari tulisan ini? Aku tak mengerti."
"Itu adalah namamu dan namaku yang bersatu dengan ikatan cinta. Coba lihat ini."
Apa yang dia lakukan? Menggali tanah di balik batu itu. Dan sebuah kotak besar ia ambil dari dalam tanah iu.
"Coba buka dan lihat dengan hati hati."
Perlahan aku membukanya. Berisi beberapa buku, album foto dan benda benda cantik. Aku segera membuka album foto itu. Aku sangat terkejut.
"Ini aku dan kamu?" tanyaku heran.
"Ya! ini aku dan kamu. Ini barang barang bukti cinta kita. Disini ditempat ini adalah saksi dari cinta kita. Dan batu besar ini adalah tempat dimana aku menyatakan cinta kepadamu. Kita sengaja mengubur barang barang ini agar tempat ini menjadi tempat saksi kita." jelasnya panjang.
"Kamu? Aku ingat. Kamu bkan sahabatku. Kamu Leonardo. Ya nama kamu Leonardo William, dan aku Bella Stewart." kataku jelas.
Dan ajaibnya aku langsung ingat semuanya. Aku tahu siapa diriku sebenarnya.
"Benar, kamu adalah istriku. Istri dari pangeran William dari kerajaan Malaysia. Istri dari pangeran terkaya di dunia. Kamu adalah istriku. Ketika kita akan pergi bulan madu, kita mengalami kecelakaan itu." paparnya.
"Tapi... itu semua tak mungkin. Aku bukan wanita cantik lagi. Aku hanya wanita cacat yang tak berguna."
"Tidak, kamu adalah segalanya bagiku. Mautlah yang telah memisahkan kita waktu itu. Kita terpisah setelah kecelakaan itu. Namun kini, kita akan hidup bahagia lagi."
Seketika dia memelukku. Dan inilah rahasia di balik hidup baruku. Apa yang sesungguhnya hidup itu indah. Banyak makna yang berarti dibalik semua cobaan yang aku alami. Sesungguhnya hidup itu indah :)

Kamis, 04 Oktober 2012

Contoh : Surat Lamaran Pekerjaan


Madiun, 21 September 2012
Perihal     : Lamaran pekerjaan
Lampiran   : Satu berkas
Yth. Pimpinan Perusahaan
Tepung Terigu Indoflour
Jalan Tambak Sawah 21-23, Waru,
Sidoarjo

      Dengan hormat,
      Berdasarkan iklan yang dimuat di Harian Kompas, tanggal 15 September 2012, tentang lamaran pekerjaan sebagai Marketing Manager di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Saya bermaksud untuk mengisi posisi tersebut. Adapun identitas saya sebagai berikut :
      nama                   : Siti Maratus Sholikhah
      tempat, tanggal lahir     : Madiun, 25 Mei 1995
      pendidikan terakhir      : Sarjana S1 Management
      alamat                  : Sidodadi, Sidomulyo, Madiun
      Sesuai dengan latar belakang pendidikan, saya mempunyai kualifikasi yang cukup memadai untuk melakukan pekerjaan dibidang management dan saya memiliki pengalaman bekerja selama 2 tahun di bidang yang sama, saya juga mampu menguasai Microsoft Office dan mampu berbahasa inggris.
      Bersama surat ini saya lampirkan :
1.   Surat keterangan berkelakuan baik
2.  Sertifikat Ms. Office dan berbahasa Inggris
3.  Fotocopy ijasah S1 Management
4.  Sertifikat keterangan pengalaman bekerja
Atas perhatian Bapak/Ibu atas surat lamaran pekerjaan ini saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya
SITUSS
Siti Maratus S

Jumat, 08 Juni 2012

Di Balik Senyumku (part 2)


Ketika harapan tak sesuai dengan kenyataan. Apakah yang terjadi? Sedih tentunya. Coba kalian bayangkan, apa yang menjadi harapanmu selama ini, apa yang menjadi semangatmu selama ini, apa yang menjadi keinginanmu selama ini dan itu semua telah kamu rencanakan jauh jauh jauh sebelum pada waktunya tiba. Hingga akhirnya itu semua harus pupus, tak ada kenyataan. Yah, sedih memang. Namun kita harus bagaimana? Berusaha, berdoa? Sudah. Sudah dilakukan. Tapi tetap nihil. Hanya satu, berharap ada keajaiban. Namun apa? Keajaiban tak kunjung datang hingga tepat pada waktunya. Apakah kita harus tersenyum lebar mengganggap sesuatu tak terjadi pada kita? apa kita harus marah, kesal dan kecewa terhadap semuanya? Oke, disini kita mencoba untuk menerima kenyataan. Memang sangat sulit. Di sini kita mencoba untuk ikhlas. Di sini kita mencoba untuk lapang dada dan disini pula kita mencoba untuk tegar walaupun kenyataannya kita rapuh. Mencoba untuk tersenyum adalah hal yang paling mudah, walaupun pada kenyataannya  terdapat kesedihan yang mendalam di balik senyum itu. Ingin rasanya menyalahkan semuanya, ingin rasanya mengadu ke semuanya. Tapi itu tak mungkin. Bisa bisa kita di anggap terlalu berlebihan. Memang mereka semua tidak tahu. Memang mereka semua tidak merasakan apa yang kita rasakan. Memang kita semua berbeda. Aku dan kamu dan dia atau mereka saja berbeda. Kalo kalian merasakan pasti akan tahu bagaimana rasa sedihnya. Pasti kalian tidak akan berpikiran kalo ini berlebihan. Sayangnya kalian tidak bisa merasakan dan sayangnya kalian tidak sama seperti aku. Disaat saya mulai bahagia, mulai senang apa yang aku harapkan akan terwujud, yap akan terwujud. Namun itu tidak. Sedih menurutku.

Kamis, 07 Juni 2012

Di Balik Senyumku (part 1)


Awalnya memang biasa. Mengenalnya hanya sebagai teman biasa. Tepatnya hanya sebagai teman satu kelas. Awalnya biasa. Hanya bicara seperlunya saja. Hanya memanggil jika butuh saja. Waktu semakin berjalan. Hari demi hari aku jalani dengan baik. Hingga tiba pada suatu saat. Dia memulai mengajakku bicara, namun itu ada yang aneh. Tepatnya malam hari ketika kami semua teman sekelasku di sibukkan untuk mengerjakan tugas. Waktu itu, tiba tiba saja seseorang mengajak chatting dengan saya. Ya itu dia. Aku merasa ada sesuatu. Entah kenapa saat itu aku merasa senang mendapat pesan dari dia. Hari berlanjut. Seperti biasanya, ya seperti hari hari biasa. Kira kira 3 hari setelah itu, aku sedikit lebih banyak ngobrol dengan dia. Namun awalnya hanya obrolan yang penting. Mula mula, dia memberi julukan nama baru saya. Dan itu di tirukan semua oleh teman teman saya. Gatau kenapa saya justru merasa senang. Bukannya saya merasa sedih karena telah di ejek. Namun saya justru merasa senang. Dia memulai mengirim SMS ke saya. Cuma menanyakan keadaan benda yang saya pinjam dari dia. Tapi lagi lagi ada yang aneh. Dia melanjutkan SMSan denganku. Biasanya aku hanya menanggapi seadanya saja. Namun kali ini berbeda, entah kenapa aku justru menanggapinya sedikit lebih istimewa. Waktu demi waktu berjalan. Aku dan dia semakin sering ngobrol. Entah itu di FB, SMS bahkan secara langsung. Karena aku sering ngobrol dengan dia, akhirnya beberapa temanku mengetahuinya. Dan apa yang terjadi. Hampir dari semua teman sekelasku mempoyoki aku dengan dia. Aku justru senang. Tiap malam aku selalu online. Karena dia lebih sering ngajak aku chattingan kalo dia lagi online. Maka dari itu, online adalah kewajibanku. Hingga malam aku selalu online. Itulah salah satu alasanku kenapa aku tidur malam, karena aku ingin ngobrol dengan dia. Aku merasa senang kalo dia ngajak ngobrol dengan aku. Sekarang, setiap waktu di kelas aku selalu berusaha untuk mencari kesempatan agar bisa ngobrol dengan dia. Berbagai cara aku lakukan. Sering kali aku diam diam mencoba memandang wajahnya. Itu semua membuatku bahagia. Dan hingga suatu saat aku keluar dengan dia. Ya walaupun itu bersama teman temanku. Dan aku tidak sepenuhnya dengan dia, bahkan tidak sepenuhnya ngobrol dengan dia. Namun aku merasa senang bisa keluar bersama dia di luar jam sekolah. Itu membuatku bahagia. Hari demi hari kurasa aku jatuh cinta ke dia J

Kamis, 08 April 2010

Puisi : Cinta Tak Pasti

Cinta Tak Pasti
milkysmile
mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja juga menyakitimu


andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku     



sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ini jadi sesak dalam dadaku


aku tau cinta ini sudah tak laku
tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ini menjadi bebanku




aku tak peduli

meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti



Puisi : Cinta Tak Berbalas


Cinta tak Berbalas

Ingin ku memilikimu
Ingin ku mendengarmu
Dan Ingin ku merasakan cintamu


tapi semua itu
hanya khayal waktu
Yang Membutakan mataku
Di tengah tengah kabut
Tipis , di atas laut


Hujan cerita tentangmu
Menjadi koleksi di telingaku
Bagai alunan melodi merdu
yang tak dapat pudar di makan waktu


Semua gambar dirimu
Menjadi bagian Wallpaper Hp-ku
yang setia ku pandang selalu
Tanpa memperdulikan mutu