Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 September 2012

Think Again...



Pernahkah kamu merasa sendirian? namun pada kenyataannya di sekelilingmu itu rame.
Pernahkah kamu merasa selalu di persalahkan? oleh orang yang katanya sangat mencintaimu dan katanya tanpa DIA kamu gak akan ada.
Pernahkah pada suatu ketika kamu menyalahkan keadaan dan selalu menyalahkan DIA yang katanya seorang wonder women.
Di saat kalian, diantara kamu dan DIA harus merasa saling membenci, apa yang harus kamu lakukan?
Disaat mungkin DIA telah muak dan mengatakan suatu hal yang membuatmu sakit hati. Apakah kamu harus marah? apakah kamu harus muak kembali dengan DIA? atau apakah kamu harus membenci dia?
Sedangkan DIA tak mau mengerti dan kalian tak saling mengerti. Ada rasa gengsi diantara kamu dan DIA. 
Apakah kamu sedih tanpa DIA? *think again, for all people who loved so much with DIA*

Minggu, 23 September 2012

Dirimu di Ujung Mataku....

Besok, adalah hari pertama kami melaksanakan Ujian Tengah Semester atau kami sering menyebutnya dengan UTS. Aku pikir UTS kali ini sangat berbeda di banding tahun tahun sebelumnya. Gimana tidak, semester kali ini adalah salah satu penentu untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi. Malam ini aku memang sengaja untuk tidak belajar sampai larut malam. Mataku capek, sakit dan perih. Kulihat di beranda facebook dan juga twitterku, mereka semua antusias belajar untuk UTS kali ini. Entah kenapa aku malas sekali malam ini. Mungkin kesedihan kemarin masih larut hari ini juga. 

Kala itu biasa aja. Namun tanpa aku minta, aku mendengar sebuah pengakuan hebat, ya walaupun tidak secara langsung. Aku terkejut. Ingin rasanya saat itu juga aku menangis, namun aku malu. Rasanya sakit. Sesampai dirumah aku luapkan semua kekecewaanku, aku marah dan aku berontak saat itu. Kesedihanku ternyata tak kunjung usai. Untuk hari berikutnya lagi lagi aku di kejutkan berita baru yang benar benar tak ingin aku dengarkan, namun gimana lagi berita itu telah terdengar olehku. Aku menangis sekali lagi. Untungnya banyak dari teman temanku yang peduli ke aku. Mereka menasihati, menghibur, bahkan mengajakku untuk karaoke bersama menghilangkan stress yang aku alami. 

Tapi sepertinya itu bukan ide bagus, untuk berulang kalinya aku menangis lagi. Dan itu semakin hebat. Aku teringat semuanya. Semua hal manis bersamamu yang kini telah pudar bahkan menghilang. Ingin rasanya saat itu juga aku berhenti menangis, namun itu susah sekali. Aku tidak bisa menahan semuanya. Hingga air mataku telah habis. Mataku kering. Perih rasanya, warnanya pun keruh tak sejernih mata normal. Merah dan memar memar di sekitar mata. Sampai saat ini juga aku bisa merasakan sakitnya. Dan sialnya bayang bayang dirimu setiap saat selalu saja menggangguku,mengganggu konsentrai belajarku malam ini. Ternyata aku baru sadar, dirimu yang telah berada diujung kehidupanku benar benar tak bisa aku lupakan begitu saja, walaupun aku memberontak, itu tetap sulit :(

Selasa, 21 Agustus 2012

Lelaki Impian



Setiap hari ku selalu memikirkanmu. Setiap malam ku selalu memimpikanmu. Bahkan sebelum tidurpun wajahmu terbayang bayang dipikiranku. Imajinasiku terlalu tinggi, hingga betapa indahnya saat ku memejamkan mata dan berimajinasi bersamamu. Sosok seperti apakah dirimu itu? Hingga membuatku tak karuan seperti ini. Daya tarikmu begitu luar biasa hingga susah ku untuk melepas wajahmu dari bayanganku. Bagiku kau adalah penyemangatku. Penerang dalam gelapnya khayalku, penyejuk di kala hatiku gersang. Sungguh ku tak kuasa. Bayangmu terlalu kuat. Membuatku mabuk kepayang. Aku suka dirimu. Dirimu yang asik, seru dan gokil. Aku suka dirimu. Dirimu yang easy going. Aku suka dirimu dari keseluruhan hatimu. Dari dirimu yang apa adanya. Dari dirimu, yaa dari keseluruhanmu yang membatku merasa nyaman ketika berada di sampingmu. Aku tahu aku terlalu banyak berharap untuk menggapaimu, namun tanpamu susah untukku menjalani hari hariku. Jika Tuhan menciptakan sesosok sepertimu untukku, maka aku yakin, akulah salah satu wanita yang paling beruntung yang dapat meraih dirimu hingga jatuh dipelukanku. Akulah wanita yang hidup dengan dunia khayal dan penuh dengan imajinasi yang hidup didnia nyata. Mendapatkan sesosok pria yang selalu menemaniku dalam berimajinasi adalah impian terbesar bagiku. Dapatkah ku menyentuh hatimu wahai pria pujaan? Dan akankah kau hidup nyata di dunia ini? Sesosok pria idamanku itu J


Jumat, 17 Agustus 2012

Seribu Tanda Tanya ?



Kenapa Tuhan mempertemukan aku dan kamu? Kenapa Tuhan memberikan rasa cintaku ke kamu? Tapi kenapa hanya aku yang bisa mencintai? Lalu apa tujuan Tuhan memberikan rasa ini kepadaku? Lalu bagaimana dengan dia? Apakah Tuhan juga memberikan rasa yang sama itu ke kamu? Bagaimana kalo tidak? Bagaimana kalo rasa itu hanya diberikan ke aku dan tidak ke kamu? Lalu aku harus bagaimana? Aku harus berbuat apa jika kamu diberi rasa itu dan aku harus bagaimana jika kamu tidak diberi rasa itu? Apa aku harus ngomong terlebih dahulu? Atau apa aku harus diam saja biar waktu yang menjawab semua itu? Apa suatu saat nanti aku dan kamu bisa saling terbuka? Apa mungkin aku bisa tahu apakah kamu juga diberi rasa itu atau tidak? Atau aku hanya diam saja dan membiarkan rasa ini terkubur mati? Kalo aku boleh meminta, bolehkah aku tahu apakah Tuhan juga memberi rasa yang sama ke kamu? Sampai kapan aku harus berdiam? Sampai kapan aku harus menutupi semuanya? Apa aku nanti akan terluka? Apa aku nanti akan menangis? Atau apa aku nanti akan tersenyum bahagia? Apa yang terjadi nantinya? Sampai kapan aku mengetahui semuanya? Sampai kapan aku harus menunggu? Kenapa Tuhan memberikan rasa ini? Kapan aku tahu tujuan Tuhan tentang itu semua? Sampai kapan aku bisa mengetahui jawaban dari pertanyaan pertanyaanku ini? Apa yang akan terjadi? Siapa yang akan menangis? Dimana rasa itu ada? Mengapa ini semua terjadi pada saya? Kapan semua ini akan berakhir? Dan bagaimana saya harus menjalani hidup saya dengan ditemani dengan rasa ini?

Rabu, 15 Agustus 2012

Andai CINTA bisa memilih



Andai saja cinta itu bisa memilih. Maka aku akan memilih dia. Dia yang baik secara fisik dan juga rohani. Dia yang tak pernah menyakiti hati orangtuanya, terutama ibunya. Aku akan memilih dan memilikinya. Namun sayangnya cinta tak semudah membeli barang, yang bisa dipilih lalu dibeli. Cinta tak semudah ambil lalu bawa pulang. Hah... aku muak dengan masalah cinta. Kata ini tidaklah asing ditelingaku. Namun benar-benar mengandung banyak pertanyaan yang tak pernah aku temui jawabannya. Tapi tunggu dulu, disini aku bicara tentang cinta ke lawan jenis bukan cinta sesama, ortu dan cinta ke Tuhan. Karena cinta ke Tuhan, ortu dan juga sesama insyaallah aku telah mengerti, namun bagaimana cinta yang aku maksud disini? Bagaimana nasibnya? Apa dia harus diam begitu saja? Cinta memang tak pernah salah. Cinta juga tak pernah menyalahkan siapa saja. Cinta itu baik. Dia akan membuat suasana jadi penuh warna. Cinta juga akan merubah semuanya. Mulai dari nol hingga tak terhitung nilainya. Cinta jugalah yang selalu memberimu semangat. Cinta telah memberimu banyak cerita yang sangat indah jika kamu tuliskan kedalam sebuah catatan hidupmu. Cintalah yang mengajarimu rasa sakit hati. Tanpa cinta apakah kalian pernah mengalami suka duka hidup? Dengan cinta kita mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Kita bisa mengingat kenangan, berimajinasi dengan masa depan bahkan tersenyum atau menangis di masa sekarang. Sungguh luar biasa cinta itu. Dia telah memberimu makna hidup yang sebenarnya. Dan bagaimana jika cinta itu tak ada? Apakah hidupmu akan berwarna? Tanpa cinta hidupmu hanya akan berwarna abu abu, namun dengan cinta hidupmu akan penuh warna. Cinta sangatlah berharga. Maka janganlah sekali kali kau menyalahkan dan membuang cinta yang telah Tuhan anugerahkan ke kita. Bersyukurlah karena kau telah mengenal siapa cinta itu J

Jumat, 27 Juli 2012

Galauan Tengah Malam



Gatau kenapa tiba2 nulis kayak gini, yang jelas ini buat temanku. Eh tapi ini semua just have fun lho ya, gak ada seriusnya buat aku. Ini ada sedikit kata2 buat kalian semua yang merasakan jatuh cinta namun tidak akan pernah bersatu di karenakan ada suatu hal. Mungkin kalin saling mencintai, namun karena "HAL" itulah tidak bisa bersatu. Entah karena pasangannya udah dijodohkan, udah nikah, meninggal, beda agama, saudara sendiri,  anak yang tertukar atau entah apa saja yang benar2 tidak bersatu. Ini diambil dari pengalaman teman twitter saya yang saling mencintai namun beda agama, temanku islam dan pacarnya katolik, hiks banget. Dia pernah bilang ke aku, "aku bisa pacaran dengan dia, namun aku tak bisa bersatu sampai mati dengan dia :)". Ini dia kata2 saya ditengah malam waktu itu, saya tunjukkan buat temanku itu.

"Mencintaimu itu bagaikan jamu, pahit namun khasiatnya luar biasa."
"Merindukanmu itu bagaikan suntik, bermanfaat namun sakit."
"Membencimu itu bagaikan sekolah, terkadang bosan namun tak pernah meninggalkan."
"Mengagumimu itu bagaikan sepeda, pelan tapi pasti."
"Memelukmu itu bagaikan jadi presiden, mungkin tapi belum tentu."
"Matamu itu seperti air, jernih bening dan menyejukkan hati."
"Suaramu itu bagaikan kentut, tak berarti bagi orang lain namun sangat berarti bagiku."
"Sifatmu itu seperti es krim, enak tapi terkadang linu."
"Tingkahmu itu seperti badut, lucu dan menggemaskan."
"Hatimu itu seperti emas, bernilai tinggi dan disukai semua orang."
"Senyummu itu seperti api, yang  bisa melelehkan aku kapanpun."
"Kata2mu itu seperti mario teguh, menjadikan motivasi dalam hidupku."
"Sapaanmu itu adalah energiku, menjadikan semangat hidupku."

Semua yang ada di dirimu itu bagaikan boneka kecilku, yang selalu menemaniku, menjadi sandaran, menjadi sahabat kapanpun, namun sayang dia tak akan pernah hidup bersamaku.

Namun aku yakin, menjadi boneka kecil akan lebih bermakna daripada menjadi sosok yang dimiliki. Karena Tuhan telah mempunyai hikmah tersendiri buat kita. Karena suatu hal akan lebih indah jika dijalani dengan kasih sayang tanpa perbedaan :")



Dear my friend, don`t be sad. Karena cinta itu tak pernah salah, yakinlah bahwa Tuhan memberi yang terbaik buat kamu :)

Minggu, 22 Juli 2012

Di Balik Senyumku (Part 5)

Aku takut salah ambil tindakan Tuhan.....
Di saat ada 2 sahabat tersayang yang mencurahkan isi hatinya ke saya.
Sebut saja cowok dan cewek :D
Awalya baik baik saja, tak ada masalah dengan mereka.

Tapi pada akhirnya aku kebingungan :"(
Awalnya si cowok memang lumayan sering sms-an dengan saya, namun itu semua hanya sms biasa, cuma bercandaan doang.

Sama sekali tak ada yang serius, ya itu semua menurutku sih.
Hingga suatu saat si cowok ngomong kalo ada feel dengan si cewek. 
Jelas aku sangat terkejut, karena ini sama sekali tak terduga.
Ya aku bersifat biasa aja. 
Katanya dia pernah nembak si cewek, namun dengan kata lain di tolak.
Hingga pada suatu hari, si cewek curhat ke saya kalo ternyata dia sayang dan minta bantuan ke saya.

Jelas aku sangat bingung karena jujur aku kurang tahu sepenuhnya tentang mereka.
Sebisa mungkin aku membantu untuk mempersatukan mereka.


Dan aku memberi tahu semua sms cowok ke aku.
Cewek langsung terpukul sepertinya, dia sedih :"(
Kata dia, semua sms cowok ke aku mirip dengan sms cowok waktu PDKT sebelum cowok nembak cewek.
Sontak aku kageeeet banget. Itu semua jelas tidak benar.
Bahkan aku sama sekali tak punya pikiran seperti itu, karena menurutku itu semua hanya sms biasa -__-"
Di sisi lain aku ingin sekali membantu mereka.


Namun aku takut salah paham dan aku gak mau dikira sebagai penghalang yang selalu ikut campur dengan masalah orang lain.
Ya Allah, semoga kami semua baik baik saja, amin ya rabb :")

Minggu, 15 Juli 2012

Di Balik Senyumku (Part 4)

Aku ingin cerita, hanya satu per sebagian dari apa yang aku rasakan. Aku gatau harus cerita kesiapa. Orangtua sangatlah tidak mungkin, teman? sepertinya jangan. Orang tua pernah bilang kalo aku selama ini berubah. Aku bukanlah aku yang dulu. Orang tuaku juga pernah bilang kalo aku ini bukanlah wanita lembut selayaknya wanita seperti biasa. Kata ayah aku wanita yang kasar dan tidak punya sopan santun. Ayah aja sempat ngomong seperti itu pas dia marah ke aku. Selama ini aku merasa enjoy dengan teman2ku, terutama anak Panglima. Aku merasa senang dengan mereka. Aku merasa bahagia bersama mereka. Ya selama ini aku menganggap bahwa mereka itu kekuatanku. Tapi selama ini aku hanya memikirkan diriku saja. Hanya memikirkan kebahagiaanku saja. Ya aku bahagia bersama mereka. Tapi aku gak pernah memkirkan mereka. Apakah mereka juga merasakan seperti apa yang aku rasakan atau tidak. Apakah mereka juga enjoy denganku? Aku sama sekali tak pernah memikiran itu. Ya aku gak tahu. Mungkin mereka benci kali sama aku dengan sifatku yang nyebelin, egois dan sok ngatur. Mungkin mereka benci sama aku. Aku juga gatau. Orang tuaku saja pernah benci ke aku, apalagi mereka teman temanku? Ya Allah aku berharap apa yang aku takutkan tidak benar benar terjadi. Dan aku mohon berikanlah aku sifat yang lebih baik lagi, maafkan atas segala sifatku selama ini :(

Kamis, 05 Juli 2012

Di Balik Senyumku (Part 3)


Ya Allah aku benci disaat saat seperti ini. Lagi lagi aku gak bisa ngendaliin emosiku. Lagi lagi aku harus membuat sakit hati orang tua ku. Aku sendiri juga bingung kenapa aku sejahat ini? Kenapa aku berani sama ortuku? Kenapa aku berubah sekaraaaanng? Sulit rasanya kembali seperti aku yg dulu. Hanya masalah kecil bisa jadi seperti ini. Kini ayahku telah kecewa banget sama aku. Aku memang bukan anak yang di idam idamkannya. Ya allah, maafkan semua atas kesalahanku. Memang banyak dosa yang telah aku perbuat. Aku menyesal kenapa aku jadi anak yang jahat. Jadi wanita yang kasar. Ya Allah itu juga bukan kemauanku. Ayah marah besar ke saya. Aku harus bagaimana Tuhan? Aku takut kalo selamanya beliau akan marah. Mungkin aku memang pantas mendapatkan karma, melihat apa yang selama ini telah aku perbuat. Ya Allah aku takut akan siksa api neraka. Aku tak mau jadi anak durhaka. Melalui Engkau, ku mohon bukakan pintu maaf ayah buat aku Tuhan. Aku benar benar takut. Karena selama ini beliaulah yang menjaga dan mengurus aku. Bisa bisanya aku membalas dengan perbuatan seperti ini. Ayah, suatu saat pasti ayah akan mengerti dan aku yakin ayah pasti akan sayang sama aku selamanya. Dan aku akan berusaha untuk menjadi wanita yang lebih halus lagi. Aku berjanji akan membuat ayah bahagia lagi dan tidak kecewa kepadaku. Maafkan aku ayah, maafkan akuu. Karena malam ini aku telah membuat luka di hati ayah. Aku sangat menyesaaaaal. Ya Tuhan maafkan aku. Jaga selalu ayahku. Aku sayang dia :”(

Jumat, 08 Juni 2012

Di Balik Senyumku (part 2)


Ketika harapan tak sesuai dengan kenyataan. Apakah yang terjadi? Sedih tentunya. Coba kalian bayangkan, apa yang menjadi harapanmu selama ini, apa yang menjadi semangatmu selama ini, apa yang menjadi keinginanmu selama ini dan itu semua telah kamu rencanakan jauh jauh jauh sebelum pada waktunya tiba. Hingga akhirnya itu semua harus pupus, tak ada kenyataan. Yah, sedih memang. Namun kita harus bagaimana? Berusaha, berdoa? Sudah. Sudah dilakukan. Tapi tetap nihil. Hanya satu, berharap ada keajaiban. Namun apa? Keajaiban tak kunjung datang hingga tepat pada waktunya. Apakah kita harus tersenyum lebar mengganggap sesuatu tak terjadi pada kita? apa kita harus marah, kesal dan kecewa terhadap semuanya? Oke, disini kita mencoba untuk menerima kenyataan. Memang sangat sulit. Di sini kita mencoba untuk ikhlas. Di sini kita mencoba untuk lapang dada dan disini pula kita mencoba untuk tegar walaupun kenyataannya kita rapuh. Mencoba untuk tersenyum adalah hal yang paling mudah, walaupun pada kenyataannya  terdapat kesedihan yang mendalam di balik senyum itu. Ingin rasanya menyalahkan semuanya, ingin rasanya mengadu ke semuanya. Tapi itu tak mungkin. Bisa bisa kita di anggap terlalu berlebihan. Memang mereka semua tidak tahu. Memang mereka semua tidak merasakan apa yang kita rasakan. Memang kita semua berbeda. Aku dan kamu dan dia atau mereka saja berbeda. Kalo kalian merasakan pasti akan tahu bagaimana rasa sedihnya. Pasti kalian tidak akan berpikiran kalo ini berlebihan. Sayangnya kalian tidak bisa merasakan dan sayangnya kalian tidak sama seperti aku. Disaat saya mulai bahagia, mulai senang apa yang aku harapkan akan terwujud, yap akan terwujud. Namun itu tidak. Sedih menurutku.

Kamis, 07 Juni 2012

Di Balik Senyumku (part 1)


Awalnya memang biasa. Mengenalnya hanya sebagai teman biasa. Tepatnya hanya sebagai teman satu kelas. Awalnya biasa. Hanya bicara seperlunya saja. Hanya memanggil jika butuh saja. Waktu semakin berjalan. Hari demi hari aku jalani dengan baik. Hingga tiba pada suatu saat. Dia memulai mengajakku bicara, namun itu ada yang aneh. Tepatnya malam hari ketika kami semua teman sekelasku di sibukkan untuk mengerjakan tugas. Waktu itu, tiba tiba saja seseorang mengajak chatting dengan saya. Ya itu dia. Aku merasa ada sesuatu. Entah kenapa saat itu aku merasa senang mendapat pesan dari dia. Hari berlanjut. Seperti biasanya, ya seperti hari hari biasa. Kira kira 3 hari setelah itu, aku sedikit lebih banyak ngobrol dengan dia. Namun awalnya hanya obrolan yang penting. Mula mula, dia memberi julukan nama baru saya. Dan itu di tirukan semua oleh teman teman saya. Gatau kenapa saya justru merasa senang. Bukannya saya merasa sedih karena telah di ejek. Namun saya justru merasa senang. Dia memulai mengirim SMS ke saya. Cuma menanyakan keadaan benda yang saya pinjam dari dia. Tapi lagi lagi ada yang aneh. Dia melanjutkan SMSan denganku. Biasanya aku hanya menanggapi seadanya saja. Namun kali ini berbeda, entah kenapa aku justru menanggapinya sedikit lebih istimewa. Waktu demi waktu berjalan. Aku dan dia semakin sering ngobrol. Entah itu di FB, SMS bahkan secara langsung. Karena aku sering ngobrol dengan dia, akhirnya beberapa temanku mengetahuinya. Dan apa yang terjadi. Hampir dari semua teman sekelasku mempoyoki aku dengan dia. Aku justru senang. Tiap malam aku selalu online. Karena dia lebih sering ngajak aku chattingan kalo dia lagi online. Maka dari itu, online adalah kewajibanku. Hingga malam aku selalu online. Itulah salah satu alasanku kenapa aku tidur malam, karena aku ingin ngobrol dengan dia. Aku merasa senang kalo dia ngajak ngobrol dengan aku. Sekarang, setiap waktu di kelas aku selalu berusaha untuk mencari kesempatan agar bisa ngobrol dengan dia. Berbagai cara aku lakukan. Sering kali aku diam diam mencoba memandang wajahnya. Itu semua membuatku bahagia. Dan hingga suatu saat aku keluar dengan dia. Ya walaupun itu bersama teman temanku. Dan aku tidak sepenuhnya dengan dia, bahkan tidak sepenuhnya ngobrol dengan dia. Namun aku merasa senang bisa keluar bersama dia di luar jam sekolah. Itu membuatku bahagia. Hari demi hari kurasa aku jatuh cinta ke dia J

Kamis, 24 Mei 2012

I Don`t Know




Hari ini aku bangun seperti hari hari biasa. Dengan tergesa gesa seperti biasa pula aku selalu bangun kesiangan. Segera ku beranjak dari tempat tidur, membuka almariku dan mengambil beberapa pakaian lalu menuju kamar mandi. Tepat pukul 6 pagi, kukenakan seragamku dan sekarang aku siap untuk pergi ke sekolah. Tak seperti biasanya, hari ini aku mencoba untuk semangat ke sekolah, namun entah kenapa rasanya malas sekali. Dengan penuh kepercayaan aku berusaha meyakinkan dan menyemangati diriku sendiri. Walaupun sepertinya susah, namun aku memulai ucapan dengan bismillah untuk mengawali hari ini dan semoga akan menjadi hari hari yang menyenangkan seperti hari biasanya. Dengan tegesa gesa aku menuju ke sekolah. Namun, ketika aku dalam perjalanan sekolah, aku merasa aneh. Seperti ada yang mengganjal di hatiku. Rasa was was, takut, khawatir atau entah apa aku tak tahu. Dalam hati aku yakin tak ada hal yang terjadi, hal buruk ataupun sesuatu yang tidak menyenangkan hari ini. Namun aku sadari, itu susah sekali. Di perjalanan aku melihat sepasang anjing yang bermain bersama di rel kereta api. Aku sempat berfikir bahwa nantinya aku ingin seperti mereka, bahagia. Ku masuki tempat parkir sekolahku. Ya ya ya lagi lagi perasaan itu muncul, aku mulai was was dan takut. Di gerbnag sekolah aku mencoba menunjukkan wajah ceriaku di hadapan guru guruku. Ku ucapkan selamat pagi kepada mereka semua. Ku berjalan lurus menuju kelasku tercinta, kelas dimana yang selalu membuatku tersenyum bahagia. Seperti biasa aku selalu datang lebih awal di bandingkan dengan teman temanku lainnya. Ya seperti biasa, seperti hari hari biasanya yang membosankan tiap paginya. Aku membuka laptopku dan berjelajah ke dunia maya. Hingga bel masuk berbunyi aku tetap berada pada tempatku di depan laptop. Pelajaran pertamapun di mulai, matematika. Yah mungkin itu merupakan pelajaran yang paling dibenci oleh sebagian besar pelajar yang ada di Indonesia, ya salah satunya sih aku. Tidak benci sih, namun sedikit malas dengan materi materi, rumus rumus, hingga rangkaian angka angka yan menjadi dasar dari pelajaran matematika. Pelajaran pertama terasa menyenangkan. Aku harap itu akan menyenangkan sepanjang hari ini dan sejenak  melupakan rasa takutku itu. Hingga pelajaran matematikapun selesai aku masih baik baik saja. Selanjutnya bahasa inggris. Guruku mengijinkan kami untuk melakukan aktifitas apa saja di dalam kelas dan beliau di sibukkan mengoreksi naskah drama dari kami yang akan kami presentasikan nantinya. Saat itu aku mencoba untuk mengisi waktu kosongku dengan melihat film bersama temanku. Ya menurutku itu menyenangkan sih, hitung hitung dapat pengetahuan baru dari film. Waktu teman teman mulai mengajakku bercanda gak tau kenapa waktu itu juga aku langsung merasa bosan. Semangatku tiba tiba hilang begitu saja, bahkan teman dekatku pun aku cueki seolah olah aku marah pada mereka. Tapi sebenarnya itu salah besar. Ada yang aneh pada diriku saat itu, rasa takutku semakin mendekat, aku merasa asing dengan mereka. Entah kenapa aku juga gak tau. Ingin rasanya aku mencoba untuk kembali ceria lagi, dengan mencoba untuk mengajak bercanda bersama teman temanku. Mereka menanggapiku dengan ramah dan baik, tapi sepertinya aku menolak. Memang sangat aneh. Sesaat guruku pun datang ke kelas, aku segera menuju ke kursiku. Salah satu dari temanku membawa sebuah pengumuman. Yah, aku merasa bahwa itu merupakan pengumuman pembagian bus study tour, saya sudah menebak sebelumnya. Dan ternyata itu benar. Beberapa lembar kertas yang berisi nama nama dari kita langsung di rebut oleh teman temanku. Tapi entah kenapa aku sama sekali tak tertarik dengan kertas itu, padahal sebagian besar teman temanku berebut kertas itu. Bahkan aku sangat malas untuk pindah dari tempatku lalu mengambil kertas itu. Ada perasaan yang tidak enak saat itu. Aku merasa akan ada sesuatu yang membuatku lebih takut lagi. Tiba tiba saja, teman sebangkuku berdiri dan menuju ke kertas itu yang sedang di bawa oleh teman temanku. Mereka heboh dengan sendirinya melihat nama mereka berada pada kertas bagian mana. Ada yang gembira, senang, dan ada juga beberapa dari temanku yang merasa kecewa, tidak adil, sedih atau gimana. Aku terdiam melihat satu persatu dari teman temanku, mulai dari ekspresinya, tingkah lakunya hingga perkataan mereka. 


Aku terkejut, ketika teman sebangkuku meneriakkan sesuatu kepadaku, dan itu membuatku lemas. Aku merasa aneh saat itu, entah aku harus bahagia, sedih ataupun kecewa, entah aku gak tau. Berita itu, sulit untuk aku percaya. Aku gatau itu kenapa, tapi yang jelas aku merasa takut saat itu. Aku benar benar takut.semua yang aku harapkan selama ini tak sesuai dengan harapanku bahkan sangat jauh dengan harapanku. Aku gak tau apa yang terjadi padaku saat itu, di tempat itu juga aku langsung menangis, mengeluarkan air mataku. Rasanya aneh, aku takut. Jujur itu semua membuatku takut. Aku harus terpisah dengan teman temanku. Ya walaupun itu hanya beberapa hari dan itu tidak membuatku terpisah untuk waktu yang lama dengan teman temanku. Namun, sebelumnya aku telah berharap bahwa itu akan menjadi kebahagian bersama teman temanku, menjadi hal yang tak pernah terlupakan semasa aku memakai putih abu abu. Yap, semua keindahan itu telah ada di imaginasiku selama ini, tapi apa yang terjadi, tapi apa faktanya. Itu semua berbeda. Semuanya di pisah satu sama lain. Saat itu aku benar benar merasa takut, yah itu saja. Aku merasa takut. Ternyata benar apa yang aku takutkan terjadi, dan itu semua berada di luar dugaanku. Maaf, ceritanya agak membingungkan, karena aku sendiri juga bingung dengan perasaanku ini. Mungkin teman teman menganggap aku ini aneh atau mungkin mereka menganggap aku ini berlebihan ataupun alay. Namun ini yang terjadi, ada perasaan aneh hari ini. Sebenarnya banyak yang ingin aku ceritakan, namun itu semua susah untuk di tulis. Bahkan aku tidak tahu bagaimana caraku menulis. Aku harus berusaha menerima kenyataan yang terjadi dengan harapan yang tak sesuai dengan apa yang aku harapkan sebelumnya. Satu yang harus kalian tau, aku sedih saat aku mengetahui bahwa aku tak bersama kalian semua, teman sekelasku :”(

Jumat, 27 April 2012

Meaning Of GALAU


Well, disini saya akan memberi sedikit informasi tentang GALAU ke kalian semua guys, khususnya anak remaja seperti saya dan juga kalian. Alasan saya membuat artikel ini karena, pertama yang jelas saya ingin memberi info ke kalian, kedua karena teman saya banyak yang lagi galau, ketiga karena saya sendiri sedang galau *lhoo* hahha -__-v  apasih galau itu? Yah, jelas banget udah pada tahu semuanya. Dan sudah jelas, setiap remaja pasti udah pernah merasakan galau, mustahil kalau gak pernah. Eh tapi tunggu dulu guys, di sini saya akan memberikan definisi pengertian galau dari beberapa sumber. Mulai dari internet, teman twitter, facebook, teman kelas hingga menurut saya sendiri. Langsung aja yuuk kita simak bareng pengertian galau dari internet.

Galau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak karuan (pikiran).

Menurut artikata.com galau adalah was-was, bimbang, kusut, dan khawatir atau bisa juga di artikan kegalauan yakni kepanikan, kecemasan, keresahan,kebingungan dan keresahan. 

Menurut @poconggg kalau lagi galau itu harus bershower (?)

Menurut www.rofingi.com : Galau adalah saat dimana Tuhan menunjukkan kepada kita saat yang sulit atau bingung karena sebuah pilihan. Disaat inilah kita harus bersikap lebih dewasa dan berfikir untuk bisa hidup lebih baik. Jangan terlalu berlarut dalam menikmati rasa Galau, segeralah keluar dari perasaan tersebut dan melangkahlah dengan pasti.

Berikut ada contoh kalimat yang menunjukkan kalau seseorang tersebut sedang galau yang saya ambil sumbernya dari www.rofingi.com:

Sepi malamku tanpa SMS dari mu. 

Meskipun aku diam, bukan berarti aku rela kamu sama dia. 

Jika kamu memang Jodohku, Pasti suatu saat nanti Tuhan akan menyatukan kita. 

Aku rela kamu sakiti setiap hari, karena aku memang sayang sama kamu 

Malam ini kusendiri tiada teman yang menemani 

Tuhan kirimkanlah aku, kekasih yang baik hati yang mencintaiku apa adaya 

Biarkan Saat ini aku menderita, Suatu saat nanti aku yakin kamu pasti akan mencintaiku 

Suatu saat kalau aku telah tiada ,aku pengen kamu tahu sesuatu ,kalau sampai kapanpun di hati aku cuma kamu.

KaU daTan9 mEmbaWa CinTa daN kEseTiaaN . . . DaN kaU peRgi MeniNggaLkaN Luka Dan KeHancuRan . . . DaN aQ leBih Baik dikEnaL laLu di LupAKAN daRipada di CinTai LalU dKhiAnaTi (yang ini mah galaunya udah stadium 4 kali ya -___-")

Kamu mau putus sama aku ya? Boleh nggak hati kamu aku fotokopi rangkap sepuluh dulu buat persediaan?

Mungkin aku bisa bertahan sebagai simpananmu, tapi suatu saat hatiku juga akan mempertimbangkan apakah kau memang pantas. 

WOW, ternyata itu arti galau secara luas dan lebih resmi *alaaah* . Jujur sih, saya baru mengetahuinya, gimana dengan anda?. Memang sih, definisi dari galau itu banyak sekali. Coba kita lihat pendapat dari teman saya di twitter, FB maupun teman kelas saya. Yuuuk cuuuus guys :)

~ Menurut kalian GALAU itu apa sih? ~

Menurut  Artiko Perdana Putra yang mewakili SKI SMADA : Galau, cenderung menimbulkan makna subyektif memang, namun dari hasil mensearch beberapa sumber, kami menemukan pengertian galau yg lebih mudah dipahami, ini dia:
- Menurut KBBI : kacau, tidak keruan (pikiran)
- Menurut Mario Teguh : gamangnya rasa karena tidak ada kepastian
- Menurut Islam : buah atas ketidakpastian pendirian dan sikap, sehingga fikiran terbang mencari jenis kenyamanan seadanya, kelamaan bisa berkerak dan sulit dihilangkan, ada yang menyebutnya futur.
Singkatnya, Galau adalah perasaan gundah atau gelisah seseorang karna suatu sebab tertentu.

Menurut @Putrindaaaa teman saya di twitter : Gelisah! ;)

Menurut kak ndudth @andrietawaqal official brandonizer : GALAU itu GA PENTING,buang ² waktu

Menurut @Andhyrr teman saya di twitter : galau itu kalo mau makan2 tapi isi dompet cuma kartu timezone

Menurut Devvy Mayang, teman saya yang lagi galau berat : Perasaan bimbang dlm suatu mslah,,dlm mnentukan suatu pilihan,,,

Menurut Sinatria Bekti Nanjung Pertiwi, si batuk lohan dari panglima : galau itu berada diantara 2 pilihan, berantara di dua perasaan antara sedih dan senang.

Menurut Kartini SMADA 2012, Rahajeng Intan Pawestri : galau ki, perasaan sing gak uenaaaak, ganjil ning ati, piye ya? Hmmm, pokoke goro goro galau iso gak ngrungokne pelajaran sedino utuh.

Menurut Kartono SMADA, Noka Genadio Saputra : galau kuiii, pas kita gak bisa........... opo ya? Hmmm. (Noka benar benar GJ banget dalam mengucapkan suatu pendapat ini -__-")

Menurut @leavanie teman saya di twitter : Galau itu: GOD Always Listening And Understanding

Menurut @shierlydista, adek kelas di SMADA : galau itu pas bingung (‘_’) (._.) (‘_’) (._.) ga punya uang mbaaa

Menurut @nelamaulina,  cewek ter kamseupay di Panglima : galau itu ketika @nelamaulina kehilangan @anggakerta :”(

Menurut Diar Kurnia Sari cewek pemalu di Panglima : Menurut ku galau itu keadaan dimana kita tidak bisa mengontrol perasaan kita karena teringat sesuatu hal dimasa lalu :D

Menurut @toplex_x , anak SMADA XI IPS 2 : Gak Laku Laku, *ngawur :D Atau mgkin ktika hati sdang gundah gulana *tsaah :D

Menurut @asrhafi_ofi , teman saya yang paling pintar kimia : bimbang mnentukan 2 plihan yg sama2 berarti untuk kita... mnurutku sih

Menurut @devinamay , teman saya di SMADA : Semacam perasaan gak enak, bisa sedih bingung kecewa atau dilema yg bikin kita gak tenang *maybe*

Menurut Bagas Adhi Pamungkas, adek kelas terkece menurut saya : Galau ki sesuatu

Menurut Alfia Surya, teman saya yang sekarang sedang galau : perasaan, yang hati gak tau mau kemana, dan sedang berpikir apa 

Nah, tadi kan sudah baca yang dari internet dan juga sudah baca dari teman teman saya. Sekarang giliran saya dong yang angkat pendapat hihi. GALAU? Hmm, satu kata berjuta makna. Benar kan? Galau itu apa ya? Sebuah rasa/perasaan yang sangat sulit untuk di artikan. Saya sendiripun sangat bingung mengartikan apa itu galau secara lebih ke bahasa baku. Menurut saya sih galau itu perasaan yang normal yang pernah di rasakan oleh manusia, terutama para remaja dan khususnya ke cinta. Perasaan galau itu gak enak banget. Rasanya nyesek di hati, seperti ada yang mengganjal. Bisa di bilang sangat sakit. Kalo saya sendiri jika sedang galau pasti bawaannya badmood mulu. Semuanya seperti musuh, semuanya menjadi pelampiasan. Saya biasanya jika galau cenderung merenung di dalam kamar ketika malam hari, biasanya sebelum tidur malam. Apalagi kalo galaunya itu karena cowok. Semuanya apa yang ada di ingatan saya pasti cowok itu terus. Mulai dari senyumnya, tingkah laku, ucapannya, raut wajah dan semuanya tentang dia. Apalagi kalo udah buka FB atau twitter. Buka FB dan buka profil dia ataupun buka chatingan dia atau buka SMS dia, beeeeh rasanya itu benar benar sesuatu banget. Di tambah dengan iringan musik galau dan hujan yang turun. Lengkap sudah, seakan galau tingkat dewa dewi. Dan biasanya membuka twitter lalu meretweet semua tweet yang ada di TL yang mengungkapkan perasaan kita. Dan biasanya saya selalu melampiaskan kesedihan saya dengan curhat di twitter. Itu tidak membuat saya menjadi lega namun menjadi galau. Apalagi teringat dengan semua kenangan manis yang dia lakukan ke kita. Gimana tuh rasanya? Galau, paling enak kalo nangis dan mengingat dia terus. Itu rasanya sakiiit banget di hati, terus air mata rasanya gak ingin berhenti mengalir. Perasaan galau memang susah untuk di artikan, tapi itu bisa membunuh saya lama kelamaan. Jadi, agar saya tidak mati karena galau saya selalu mencoba untuk ceria, riang dan bahagia, di tambah senyum yang indah *alaaah*. Itu merupakan cara saya agar tidak galau berkelarutan, terutama jika karena cowok. Karena menurut saya galau itu tidak baik buat psikis kita. Boleh sih galau, karena itu wajar banget tapi jangan sampai berlebihan aja. Ya itulah, galau menurut saya. Ini galauku, gimana galaumu? Galauku bukan galaumu, tapi galaumu adalah galauku. Semangaaat galau  45 J